Pernikahan Tante Lia

Momen yang Mengguncang

(Sabtu,tanggal 1 Juni 2013)


Sebenarnya ini adalah acara yang bulan lalu. Tapi baru sempat nulis nya sekarang hehe. Bukan apa - apa sih, cuma ga ada waktu aja. Ini juga baru bisa nulis setelah ngelarin semua hal. Iya, ujian nya barusan selesai, cuci baju nya barusan selesai, dan mandi nya juga *ups*

Mungkin bagi kebanyakan orang, berkumpul dengan keluarga menjadi hal yang menyenangkan, menggembirakan dan sebagai nya. Yah, tapi aku hidup bukan di dunia dongeng. Kenyataannya, aku adalah orang yang kurang suka dengan keramaian yang berlebihan. haha

Dari Hari Jumat, tanggal 31 Mei 2013, rumah nenek yang menjadi tempat perhelatan acara akad nikah dan resepsi sudah dipenuhi oleh banyak orang, baik kerabat maupun tamu undangan yang turut membantu tuan rumah. Iya, kekerabatan dan pertemenan suku Madura itu masih terbilang sangat erat. Hubungan darah itu penting, sebagaimana yang terlihat dari interaksi nya.

Dengan segala watak dan perilaku yang berbeda berkumpul menjadi satu, maka rumah nenek terasa seperti pasar pindah lokasi. Selain itu, orang suku madura memiliki ciri khas yang menjadi trademark adalah gaya bicara, aktif untuk berbicara, dan TOA berjalan. haha

Oke, lanjut. Musik dangdut dengan volume yang menghancurkan telinga sepanjang malam! Dan sepanjang malam itu pula aku merutuki si soundman karena aku susah tidur, dan tidak pulas. Hancurlah sudah harapan tidur cantik setelah lelah kuliah seharian dan menempuh perjalanan surabaya - madura. Dan parahnya, karena kamar yang biasa nya di pakai ibu dan aku, digunakan sebagai tempat untuk menaruh segala barang. Kami jadi pengungsi dan numpang tidur di kamar tante Rosi. Yah, nama nya juga numpang. Jadilah aku tidur dekat lemari pendingin. Dan sepanjang malam tersebut, beberapa kali orang membukanya, sehingga beberapa kali pula aku merasa kedinginan dan membuka mata. Kejaaaaaaam!

Keluar dari kamar dan melihat ke arah halaman rumah. Yak, tadaaaa..
Ada sebuah pelaminan kayu dengan konsep klasik dipenuhi dengan bunga plastik. So, i grab my phone, and take some pictures. 




    beberapa pose diatas pelaminan, haha


Segera setelahnya, tamu berdatangan bertambah banyak. Acara akad nikah pun akan dimulai. Namun dengan santai nya, aku yang belum mandi ini, berkeliling diseluruh penjuru rumah nenek dan melihat - lihat sekeliling. Dan tentu saja sedikit bertukar kabar dengan beberapa tamu undangan.

Kegilaan belum usai bung! Di tengah keramaian, aku dan adik ku, kayla, berfoto dengan ekspresi wajah yang membuat ibu geleng - geleng kepala. haha









Haha, pose terakhir adalah dengan sepupu. Nah yang dibawah ini adalah foto detik - detik akad nikah...








Dan yang ini adalah salah satu gaun yang digunakan di resepsi pernikahan




Nah, hari yang melelahkan sekali kan.. mari istirahat, hmm

Comments

Popular Posts