Have a Blast in February?
Hari ini aku pergi ke kampus sekedar untuk menghabiskan waktu. Saat memasuki ruang baca, tak ada firasat apapun. Hanya aku yang berjalan seperti biasa mencari tempat duduk yang nyaman untuk mojok dan mendengarkan musik.
Unexpected thing came up. Ada yang manggil aku dari belakang. And it's sounds familiar to me. Ternyata Lukman!!!
Travelmate ku di trip Bali - Lombok kemarin. Sudah setahun kami tidak saling bertatap muka. Yup, tidak lama setelah perjalanan kami dari Bali - Lombok, Lukman harus pulang ke kampung halamannya di Lumajang karena sakit. Awalnya dia hanya sakit gejala awal tifus. Dan diketahui pada akhirnya, Lukman mengalami infeksi paru - paru.
Jadi dia menghabiskan waktu setahun itu untuk mengobati sakit infeksi paru - parunya. Bahwa dia tidak dapat meninggalkan tempat tidurnya dan obat yang harus dikonsumsi membuatnya mual. Aku memang tidak pernah mengalami sakit sampai separah itu, tapi dari cerita Lukman terdengar sangat melelahkan dan sakit.
Lukman juga sempat bercerita bahwa sakit ini membuat sistem imun nya melemah yang berujung pada betapa mudahnya dia terkena flu dan batuk. Penyakit ini membuat dia kesusahan bernafas.
Dari cerita Lukman juga, penyakit ini timbul karena dia sering begadang dan juga kena angin malam. Wah, I just feel greatful that he's standing right in front of my eyes.
Kami duduk dan bertukar pikiran. Menggali memori, flashback pada saat setahun yang lalu. Thanks to him, I laught so hard.
Semoga di masa yang akan datang kami bisa nge-trip bareng lagi. amiiin
nb: lupa tadi ga selfie sama Lukman :D
Comments
Post a Comment