I'M GOING
Suatu ketika setelah sebuah acara seminar, terlibat pembicaraan ringan dengan teman seangkatan di depan ruang aula. Beberapa sahabat, teman wanita dan teman pria.
Sebut saja namanya lukman. Belum lama akrab tapi karena sama-sama suka bercanda dan mudah bergaul, jarak mulai tidak terlihat. Lukman bercerita mengenai rencana dia dan beberapa teman wanita nya yang akan berlibur ke pulau Dewata. Yah,, rencananya sih masih burem, karena tanggal keberangkatannya saja belum mereka tentukan.
Dengan nada bercanda, "ish,, gitu yah, aku, nidya, nurul, nyonyo sama mas dimas ga diajakin nih"
"Ga gitu kom, kalo kamu mau ayo aja. Toh makin rame, makin seru acara liburannya" kilah teman ku yang paling kurus itu
"beneran loh ya, ga boleh nyesel loh man. haha" dan diikuti celotehan dari sahabatku yang lainnya.
"Kalo ke pulau Bali, kenapa ga sekalian mampir ke pulau Lombok? Kan mumpung sudah deket, sayang kalo ngga singgah ke pulau tetangga nya" jujur saja, karena sudah pernah sekali berkunjung ke pulau Bali, aku agak enggan untuk kesana lagi & karena sebenarnya aku sudah lama ingin berkunjung ke pulau Lombok.
"Gampang deh kalau masalah itu, yang penting ada waktu luang bersama.." sahut lukman. yeah, it mean upaya untuk mempengaruhi destinasi sudah berhasil. yes.
"oke oke, kabarin lagi kalo ada info terbaru yah man"
============================================================================
so long after
temen gue dapet info tentang promo yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan penerbangan. Muraaaah gilak. Maklum deh, perusahaan ini jadi recommend dari budget traveller.
But this kind of promo is really no joke! we have to race with time. Promo ini dimana harga akan terus naik dari harga awal yang ditawarkan dikarenakan permintaan kursi yang juga meningkat. Jadi, untuk tiket yang sama, kalau kita beda waktu pesan, maka akan beda harga yang harus dibayarkan.
Dengan keadaan yang mendesak, diburu waktu dan keterbatasan dana, aku dan lukman segera menghubungi seorang teman yang memang memiliki sambilan dengan menjual tiket pesawat; nami.
Singkat cerita, akhirnya kami beli tiket PP Juanda Surabaya - Ngurah Rai Bali dengan tanggal keberangkatan kurang lebih satu tahun lagi. Why? karena kami berencana menghabiskan delapan hari disana, maka kami membutuhkan dana yang cukup. Dan untuk memberi kami waktuyang cukup merencanakan liburan dengan bijak dan mengumpulkan dana yang diperlukan, maka kami memutuskan tanggal penerbangannya setahun dari waktu pemesanan. Lama? Awal juga berpikiran seperti itu. But later it change.
Sementara partner yang lain seakan hilang tiada kabar sedang sisanya mengaku tak memiliki dana untuk membeli tiket, jadilah aku & Lukman tertinggal. Berdua, kami bertekad untuk mengambil kesempatan langka itu.
Dengan segala huru - hara penetapan tanggal liburan sampai dengan akhirnya kami beli tiket, benar - benar menguras waktu, dan pikiran. Kami berdua tak dapat tidur nyenyak.
Pada akhirnya kami berhasil beli tiket promo tersebut, meskipun ternyata Lukman juga bokek~ lalalala...
"aku pinjem uang mu dulu yah.. aku ga ada uang" Lukman said
Me? *I'm speechless?* haha
==============================================================================
Later on... hari - hari berjalan sangat normal dan biasa.
Hanya saja beban kantong kering masih sangat terasa, karena kami terlalu ngotot untuk beli tiket PP.
oke... sekian dlu, besok tak tunjukin tiketnya (kalaupun masih ada)
Sebut saja namanya lukman. Belum lama akrab tapi karena sama-sama suka bercanda dan mudah bergaul, jarak mulai tidak terlihat. Lukman bercerita mengenai rencana dia dan beberapa teman wanita nya yang akan berlibur ke pulau Dewata. Yah,, rencananya sih masih burem, karena tanggal keberangkatannya saja belum mereka tentukan.
Dengan nada bercanda, "ish,, gitu yah, aku, nidya, nurul, nyonyo sama mas dimas ga diajakin nih"
"Ga gitu kom, kalo kamu mau ayo aja. Toh makin rame, makin seru acara liburannya" kilah teman ku yang paling kurus itu
"beneran loh ya, ga boleh nyesel loh man. haha" dan diikuti celotehan dari sahabatku yang lainnya.
"Kalo ke pulau Bali, kenapa ga sekalian mampir ke pulau Lombok? Kan mumpung sudah deket, sayang kalo ngga singgah ke pulau tetangga nya" jujur saja, karena sudah pernah sekali berkunjung ke pulau Bali, aku agak enggan untuk kesana lagi & karena sebenarnya aku sudah lama ingin berkunjung ke pulau Lombok.
"Gampang deh kalau masalah itu, yang penting ada waktu luang bersama.." sahut lukman. yeah, it mean upaya untuk mempengaruhi destinasi sudah berhasil. yes.
"oke oke, kabarin lagi kalo ada info terbaru yah man"
============================================================================
so long after
temen gue dapet info tentang promo yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan penerbangan. Muraaaah gilak. Maklum deh, perusahaan ini jadi recommend dari budget traveller.
But this kind of promo is really no joke! we have to race with time. Promo ini dimana harga akan terus naik dari harga awal yang ditawarkan dikarenakan permintaan kursi yang juga meningkat. Jadi, untuk tiket yang sama, kalau kita beda waktu pesan, maka akan beda harga yang harus dibayarkan.
Dengan keadaan yang mendesak, diburu waktu dan keterbatasan dana, aku dan lukman segera menghubungi seorang teman yang memang memiliki sambilan dengan menjual tiket pesawat; nami.
Singkat cerita, akhirnya kami beli tiket PP Juanda Surabaya - Ngurah Rai Bali dengan tanggal keberangkatan kurang lebih satu tahun lagi. Why? karena kami berencana menghabiskan delapan hari disana, maka kami membutuhkan dana yang cukup. Dan untuk memberi kami waktuyang cukup merencanakan liburan dengan bijak dan mengumpulkan dana yang diperlukan, maka kami memutuskan tanggal penerbangannya setahun dari waktu pemesanan. Lama? Awal juga berpikiran seperti itu. But later it change.
Sementara partner yang lain seakan hilang tiada kabar sedang sisanya mengaku tak memiliki dana untuk membeli tiket, jadilah aku & Lukman tertinggal. Berdua, kami bertekad untuk mengambil kesempatan langka itu.
Dengan segala huru - hara penetapan tanggal liburan sampai dengan akhirnya kami beli tiket, benar - benar menguras waktu, dan pikiran. Kami berdua tak dapat tidur nyenyak.
Pada akhirnya kami berhasil beli tiket promo tersebut, meskipun ternyata Lukman juga bokek~ lalalala...
"aku pinjem uang mu dulu yah.. aku ga ada uang" Lukman said
Me? *I'm speechless?* haha
==============================================================================
Later on... hari - hari berjalan sangat normal dan biasa.
Hanya saja beban kantong kering masih sangat terasa, karena kami terlalu ngotot untuk beli tiket PP.
oke... sekian dlu, besok tak tunjukin tiketnya (kalaupun masih ada)
Comments
Post a Comment