Karimun Jawa Part 3

Auch! It's My First Time
 (Kamis, 6 September 2012)
  
Terbangun dengan perut kelaparan, tapi badan sudah jauuuuh lebih rileks dan segar dari pada semalam sebelumnya. Ini tidur yang paling berkualitas seminggu ini. Kebetulan kamar homestay yang aku tinggali ini terdapat dua kamar tidur beda ukuran tapi sama - sama empuk, bantalnya wangi (pemiliknya rajin beres - beres nih), meja kecil dengan satu kursi, kaca dengan ukuran lumayan besar dan gantungan baju. Kamar ini juga ada jendela yang menghadap teras rumah.

Karena ambil kamar yang murah, kalau dibandingin ama hotel. Jadi toiletnya ada diluar kamar. oh iya, lupa bilang. Kamar ane jadi satu ama rumah pemilik. Jadi taulah, rada kurang oke aja kalau keluar kamar ketemu ama pemilik, mau kagak mau pasti minimal senyum dengan ramah. 
Segera saja ane bongkar tas, nyari snack yang ane. Nah, kebetulan sarirori ane masih utuh. Jadi ane sarapan roti isi coklat ini dengan lahap. Maklumlah semalem lupa makan malam -_- Gini deh resiko traveling sendirian, sering ga ada yang ngingetin buat makan sih. haha

Abis mandi, santai sebentar kemudian kumpul dengan teman - teman seperjalanan untuk menuju dermaga kecil yang kurang lebih sepuluh menit jalan kaki dari homestay. Berbondong -bondong naik perahu nelayan yang lumayan besar. Rombongan kami berjumlah sekitar 19 orang, termasuk ane.

Ga seberapa lama, kapal mulai berangkat. Entah memang karena ombak disini cukup tinggi atau cuaca memang kurang baik untuk bepergian melalui laut, perahu ini tergoncang cukup keras, bahkan air laut beberapa kali tersembur ke badan dan wajah eike. haha 
Dengan perahu ini, kita menuju ke pulau - pulau di sebelah timur dari karimun jawa. Nah, destinasi pertama adalah singgah di pulau kecil. Masih belum ramai, mungkin karena aku berkunjung bukan pada saat liburan tiba (peak season) sehingga sepii.

 Pulau kecil

 Papan pemberitahuan

 Kak Icha di Pesisir pulau Kecil

Dermaga Kayu dengan saya sebagai model

Di dermaga ini ada beberapa kayu yang sudah hilang entah kemana. Dan ada juga jeckpot (muntahan -red) yang entah siapa pelakunya.

Setelah puas berkeliling dan sedikit narsis, rombongan kembali ke kapal untuk mengenakan peralatan snorkling. Iya, snorkling, ga usah norak lah, itu loh yang pake mask & fin, life jacket juga sih. karena ane kagak bisa renang. haha

me and my pose
auch! yeah, it's my first time for snorkling!! and it's awesome. Terumbu karang, coral, dan ikan cukup terjaga disini, meskipun aku juga ga bisa menutup mata dengan keberadaan sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung. Mungkin masyarakat sekitar harus sedikit lebih tegas dengan pengunjung yang kurang aware terhadap lingkungan.

Kemudian kami berlayar kembali menuju pulau tengah. Sementara para pemandu dan rekan - rekan sedang membersihkan ikan untuk dibakar, ane celingukan memandang seantero pulau.  Dipulau ini ada orang jualan loh. Jadi ane beli:
  1. popmie
  2. satu gorengan
dan totalnya Rp. 11.500,- iya, mahal sekali kan. udah kapok lah.
 mbak Icha dan mas Awang yang mencuri -curi waktu untuk Pre-Wed

 Ikan Kakatua yang sedang dibersihkan

Puas disini, kemudian dilanjutkan singgah ke gosong. Waktu diperjalanan sempet liat penyu yang sedang berenang dipermukaan. sayangnya dia terlalu jauh untuk bisa difoto.
gambar rombongan ane di gosong

and then we're heading to the sharks breeding. Hanya ada beberapa orang saja yang berani masuk kedalamnya, tentu saja termasuk saya! haha 
Hiu nya cantik, dan mbak Icha tetap saja ketakutan -_-

Kembali ke daratan utama, kemudian ane pindah penginapan yang lebih rame. Iya, sekarang jadi satu dengan teman - teman rombongan yang lainnya. Mandi dan istirahat sebentar. Sekitar habis magrib, listrik dari generator baru dinyalakan.

Malemnya, karena ga tahan dengan rasa lapar, kemudian saya bergabung dengan beberapa orang untuk mencari makanan. Berhenti disebuah warung yang kecil dengan banyak orang didalemnya. Ane kira keramaian yang tercipta akan sebanding dengan taste yang ada. Tapiii...

Ane pesen nasi goreng, sedangkan Teh Nita memesan mie ayam. Setelah sekian lama menunggu, iya lama banget emang, tapi gapapa deh sekalian ngelirik bule yang disebelah. haha Nasi goreng dihidangkan, yak, bentuknya aneh, dan rasanya pun tak kalah aneh. Sedangkan mie ayam teh nita adalah mie rebus kuah yang diberi ayam bumbu kecap dengan sayuran yang ga cocok gitu deh. Bentuknya aja begitu, apalagi rasanya. Jangan berharap banyak lah. huahahaha

total pengeluaran untuk makan malam yang absurd itu:
nasi goreng + es teh + aqua 600ml = 15.000
iya, harganya emang ga mencerminkan rasa! -_-


see u guys di part 4




Comments

Popular Posts