SOLAR ECLIPSE

Bulan Maret kali ini terasa lebih istimewa bagi warga negara Indonesia. Karena pada tanggal 9 Maret 2016 Indonesia dilewati oleh Gerhana Matahari Total. Dan harus di garis bawahi, peristiwa langka ini hanya bisa di saksikan di Indonesia. Para ilmuwan menganggap Gerhana Matahari kali ini adalah peristiwa yang sangat jarang terjadi karena terjadi pada pagi hari.

Sejak jauh - jauh hari ini, peristiwa ini sudah menjadi bahan pemberitaan di seluruh media massa Indonesia. Di sebutkan bahwa peristiwa gerhana matahari terjadi tiap 33 tahun sekali. Jadi tidak heran apabila warga asing menyempatkan diri untuk berkunjung ke Indonesia. Turis memenuhi provinsi terutama di bagian yang mengalami Gerhana Matahari Total.

Yup, Jawa Timur tidak termasuk provinsi yang dilewati oleh Gerhana Matahari Total. Jadi kami harus cukup puas dengan Gerhana Matahari sebagian. Sebenarnya aku hampir saja memutuskan untuk tidak menyaksikan peristiwa langka ini karena aku tidak memiliki kacamata khusus yang digunakan untuk menyaksikan Gerhana Matahari ataupun kamera dengan resolusi tinggi untuk mengabadikan momen tersebut.

Tapi kemudian aku melihat sebuah acara di TV yang juga membahas tentang Gerhana Matahari. Si Pembawa acara menyebutkan bahwa roll film dapat digunakan sebagai filter untuk melihat Gerhana Matahari. Dan kebetulan aku memilikinya. Jadi beberapa jam sebelum Gerhana Matahari terjadi, aku membuat kacamata Gerhana Matahari sederhana dengan kertas karton. haha

Jadi aku menikmati gerhana matahari menggunakan benda sederhana tersebut bergantian dengan adikku.

IT'S WONDERFUL. THO' THIS IS NOT GERHANA MATAHARI TOTAL. Tapi aku tidak bisa menyepelekan kesempatan langka ini. Semoga Tuhan memberiku umur panjang sehingga aku bisa menyaksikan Gerhana Matahari Total di masa yang akan datang.

Keindahan gerhana matahari yang terjadi di pagi hari itu membuat adik ku kesengsem. Dan mencoba mengambil beberapa gambar, so do I. Adikku berhasil, meskipun kualitasnya tidak sebagus ketika menggunakan kamera DSLR. yup, both of us menggunakan kamera di HP kami.

Dan aku harus meringis karena tidak berhasil mengabadikan satu gambarpun yang dapat menampilkan peristiwa langka tersebut dalam sebuah foto.

Sedih banget. tapi dengan berbesar hati, aku kembali menikmati Gerhana Matahari

Comments